Fungsi adalah sebuah blok kode yang dapat dipanggil berulang kali dalam sebuah program untuk melakukan tugas tertentu.
Fungsi dapat menerima input, melakukan pengolahan, dan mengembalikan output.
*Komponen Fungsi:*
1. *Nama Fungsi*: Nama yang digunakan untuk memanggil fungsi.
2. *Parameter*: Input yang diterima oleh fungsi.
3. *Body Fungsi*: Kode yang dijalankan oleh fungsi.
4. *Return*: Output yang dihasilkan oleh fungsi.
*Jenis-jenis Fungsi:*
1. *Fungsi Tanpa Parameter*: Fungsi yang tidak menerima input.
2. *Fungsi Dengan Parameter*: Fungsi yang menerima input.
3. *Fungsi Dengan Return*: Fungsi yang mengembalikan output.
4. *Fungsi Tanpa Return*: Fungsi yang tidak mengembalikan output.
*Keuntungan Fungsi:*
1. *Reusabilitas*: Fungsi dapat dipanggil berulang kali dalam sebuah program.
2. *Modularitas*: Fungsi dapat membantu memecah program menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
3. *Efisiensi*: Fungsi dapat membantu mengurangi kode yang berulang.
*Contoh Fungsi:*
1. *PHP*:
function tambah($a, $b) {
return $a + $b;
}
echo tambah(2, 3); // Output: 5
2. *JavaScript*:
function tambah(a, b) {
return a + b;
}
console.log(tambah(2, 3)); // Output: 5
*Fungsi Anonim*:
Fungsi anonim adalah fungsi yang tidak memiliki nama. Fungsi anonim dapat digunakan sebagai callback atau sebagai nilai yang dikembalikan oleh fungsi lain.
1. *PHP*:
$tambah = function($a, $b) {
return $a + $b;
};
echo $tambah(2, 3); // Output: 5
2. *JavaScript*:
let tambah = (a, b) => a + b;
console.log(tambah(2, 3)); // Output: 5
*Fungsi Rekursif*:
Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Fungsi rekursif dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang memiliki struktur rekursif.
1. *PHP*:
function faktorial($n) {
if ($n == 0) {
return 1;
} else {
return $n * faktorial($n - 1);
}
}
echo faktorial(5); // Output: 120
2. *JavaScript*:
function faktorial(n) {
if (n == 0) {
return 1;
} else {
return n * faktorial(n - 1);
}
}
console.log(faktorial(5)); // Output: 120
Tidak ada komentar:
Posting Komentar